Jakarta, bldk.mahkamahagung.go.id – Puslitbang Mahkamah Agung RI mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkaitproposal penelitian berjudul “Eksistensi dan Dinamika Perkembangan Hukum Waris Adat Bali Dalam Putusan Pengadilan” yang dikoordinatori oleh Dr. Lilik Mulyadi, S.H., M.H. (Hakim Tinggi pada Puslitbang Hukum dan Peradilan MA-RI). Kegiatan dibuka dan dimoderatori langsung oleh Kepala Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, SH., MS.

Penelitian ini dihadiri oleh para Hakim dan Hakim Tinggi yang concernterkait Hukum Adat Bali. Dalam pembukaannya Kepala Puslitbang menyampaikan bahwa FGD ini sangat istimewa dikarenakan diantara 22 peserta yang hadir, 20-nya adalah orang asli Bali dan 2 lagi “setengah Bali” (Bukan orang asli Bali namun berkeluarga Bali). Dengan komposisi tersebut, harapannya FGD ini akan memberikan saran dan kritik membangun terhadap penelitian yang akan dilaksanakan.

Koordinator Peneliti dalam paparannya menyampaikan bahwa penelitian ini dilatarbelakangi atas keinginan untuk melihat sejauh mana eksistensi dan dinamika terkait hukum waris adat Bali. Hukum waris adat Bali ditengarai mengalami pergeseran dalam implementasinya pada masa sekarang. Melalui penelitian harapannya terjawab sejauhmana hukum waris adat Bali masih eksis baik bagi warga Bali yang tinggal di Bali maupun di luar Bali. Atas dasar itu dapat terlihat prospek penerapannya dalam hukum positif kedepannya.