Jakarta, litbangdiklatkumdil.net – Kamis (15/09), bertempat di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI bidang Yudisial Dr. H. M. Syarifuddin, SH., MH. membuka Seminar Eksistensi Kawin kontrak dalam Perpektif Norma dan Tuntutan Ekonomi.

Dalam sambutan pembukaan, Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial menyampaikan bahwa topik penelitian ini sangat menarik dan menjadi perhatian kita semua dengan alasan Pertama, kawin kontrak yang belakangan ini marak telah menimbulkan ragam persoalan terutama masalah agama, hukum, sosial, budaya, kesehatan dan ekonomi. Kedua, menimbulkan stigma penilaian negatif bangsa lain terhadap bangsa Indonesia, dan ketiga permisif terhadap hukum perkawinan di Indonesia”.

Untuk itu, lanjut Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Yudisial, seminar ini dapat dibahas secara tuntas dan mendapatkan solusi sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sebelumnya Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI, Ny. Siti Nurdjanah, SH., MH menyampaikan laporan bahwa Seminar dengan topik Eksistensi Kawin Kontrak dalam Perspektif Norma dan Tuntutan Ekonomi adalah merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitia dan Pengembangan Hukum dan Peradilan dengan koordinator Penelitian adalah Ketua Pengadilan Agama Bogor, Bpk. Dr. Drs. Sirajudin Sailelah, SH., MH.

Seminar Eksistensi Kawin kontrak dalam Perpektif Norma dan Tuntutan Ekonomi menghadirkan narasumber Prof. Dr. Abdul Manan, S.H., M.H. selaku Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI yang menyampaikan materi kawin kontrak dalam perspektif hukum islam dan hukum positif, Prof. Dr. H. Machasin, MA selaku Dirjen Bimbingan Masyarakat (BIMAS) Islam Kementerian Agama RI yang menyampaikan materi Nikah Mut’ah Argumen Syiah dan Kemungkinannya di Indonesia, Prof. Dr. H. Syahbuddin, M.Ag selaku Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kementerian Sosial RI menyampaikan materi fenomena kawin kontrak, dan Brigjen Pol. Dr. Bambang Usadi, MM selaku Kepala Biro Divkum POLRI yang menyampaikan materi aspek pidana praktek kawin kontrak dan upaya penanggulangannya, serta bertindak sebagai moderator adalah Ketua Pengadilan Agama Bogor, Dr. Drs. Sirajuddin Sailellah, S.H., M.H.

Hadir dalam seminar tersebut selain Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, para Hakim Tinggi Yustisial Mahkamah Agung, Para Ketua Pengadilan tingkat pertama di wilayah Jabodetabek juga dari Majelis Ulama Islam (MUI) Kabupaten Cianjur, Pemerintah daerah (Pemda) Cianjur dan Sat Pol PP Cianjur.